P2X - Power-to-X – SHORT
Introductions P2X - Power-to-X – SHORT
Masa depan kita dengan hidrogen di tahun 2045.
Ini adalah versi singkat dari aplikasi Power-to-X! kami.- Dioptimalkan untuk digunakan di sekolah, acara, dan museum
- Waktu bermain lebih singkat: sekitar 12-15 menit
- Antarmuka pengguna linier
- Interaksi lebih sedikit, informasi lebih sedikit
Jerman bertujuan untuk mencapai netralitas iklim pada tahun 2045. Proyek-proyek Copernicus memberikan kontribusi signifikan terhadap tujuan ini: Mitra dari bidang sains, industri, dan masyarakat sipil mengembangkan solusi untuk pasokan energi yang bersih, aman, dan terjangkau: Power-to-X!
Konversi listrik dari sumber energi terbarukan menjadi zat lain disebut Power-to-X, atau P-t-X singkatnya. Listrik (Daya) dikonversi menjadi “X” (zat lain). Ini berarti: Dalam Power-to-Gas, listrik dikonversi menjadi zat gas seperti hidrogen atau hidrogen karbon.
Dalam Power-to-Chemicals, listrik dikonversi menjadi bahan baku kimia yang dapat diproses lebih lanjut secara industri dan menggantikan minyak bumi sebagai bahan baku. Dalam Power-to-Fuel, listrik diubah menjadi bahan bakar sintetis. Dalam proses ini, karbon dioksida (CO2) yang ditangkap dari udara atau dari proses produksi dan air diubah menjadi bahan bakar sintetis menggunakan listrik dari sumber energi terbarukan. Hal ini menghasilkan pengurangan emisi secara signifikan ketika bahan bakar sintetis dibakar, karena tidak lagi berbasis bahan bakar fosil.
Transisi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan merupakan faktor penting dalam membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius, atau paling banyak 2 derajat Celcius. Tujuan proyek Kopernikus P2X adalah untuk mengembangkan teknologi dan proses yang dapat mengubah dan menyimpan energi terbarukan. Energi ini kemudian dapat digunakan dalam bentuk hidrogen atau turunannya sebagai pembawa energi, sebagai sumber daya langsung, atau sebagai bahan bakar elektronik di sektor-sektor yang padat emisi seperti transportasi (perkapalan dan penerbangan) dan industri, serta sebagai sumber panas untuk proses industri, sehingga menjadikannya lebih ramah iklim.
WWF Jerman, sebagai bagian dari proyek kolaboratif "P2X," menyediakan aplikasi untuk membuat peluang dan risiko Power-to-X dapat diakses oleh masyarakat luas. Proyek ini melibatkan WWF Jerman, Universitas RWTH Aachen, Forschungszentrum Jülich GmbH, Dechema e.V., dan mitra lainnya. Proyek ini didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi Federal (BFTR).
Proyek Kopernikus P2X, sebuah aliansi luas yang terdiri dari para peneliti, perwakilan industri, dan LSM dari seluruh Jerman, sedang menyelidiki peluang, risiko, dan aplikasi masa depan dari teknologi inovatif ini dan menguraikan jalan menuju masa depan netral karbon. Hal ini mencerminkan komitmen Republik Federal Jerman untuk mengatasi tantangan sosial perubahan iklim melalui inisiatif penelitian.
